Multimedia Agency and Animation Studio Jakarta

Blog

Looking to elevate your brand storytelling with captivating animation? Look no further! Our blog is your one-stop shop for all things motion graphics. Here, we delve into the world of animation, sharing insights, industry trends, and expert tips to help you unlock the power of this dynamic medium.

Apa Itu Motion Graphic? Ketahui dari Sisi Sejarah dan Perkembangannya

Apa itu motion graphic? Cabang seni ini sudah ada jauh sebelum komputer masuk ke industri kreatif, dan tidak banyak orang menyadarinya. Justru karena perjalanannya panjang, kita bisa lebih paham kenapa format visual bergerak ini tetap punya tempat yang kuat dalam komunikasi sampai sekarang. 

Lalu, bagaimana sejarah dan perkembangannya dari waktu ke waktu? Selengkapnya, simak pada artikel berikut!

Apa Itu Motion Graphic?

Motion graphic adalah elemen grafis yang digerakkan menggunakan teknik animasi digital untuk menyampaikan informasi secara visual. 

Format ini menggabungkan elemen seperti teks, ikon, bentuk, dan warna yang diberi animasi, sehingga pesan lebih mudah dipahami dibandingkan konten statis. 

Berbeda dari video rekaman kamera, motion graphic sepenuhnya dibangun dari elemen desain yang disusun dan dianimasikan menggunakan software khusus. 

Hasilnya bisa berupa klip pendek untuk iklan media sosial hingga konten panjang untuk presentasi dan e-learning.

Perkembangan Motion Graphic

Sebelum ada software animasi, motion graphic sudah memiliki tempatnya sendiri di industri hiburan dan penyiaran. Setiap era meninggalkan fondasi yang dibangun oleh era berikutnya.

1. Lahir di Layar Bioskop

Saul Bass adalah nama paling penting dalam sejarah ini. Pada era 1950-an, ia merancang opening title sequence untuk film Hollywood. 

Mulai dari Vertigo (1958) dan Anatomy of a Murder (1959) menggunakan tipografi bergerak dan bentuk geometris sederhana. 

Pendekatannya membuktikan bahwa grafis bergerak dapat menjadi bagian dari narasi, bukan sekadar pelengkap.

2. Televisi dan Software Membuka Jalan

Era 1980-an mendorong motion graphic masuk ke kehidupan sehari-hari lewat identitas channel TV, bumper iklan, dan grafis berita. 

Lalu, titik balik terbesar terjadi pada 1993 ketika Adobe After Effects pertama kali dirilis, sehingga proses animasi menjadi jauh lebih mudah diakses. Tools seperti Cinema 4D dan Blender kemudian memperluas kemungkinannya lebih jauh lagi.

3. Meledak di Era Media Sosial

Durasi pendek dan visual yang padat membuat motion graphic sangat cocok dengan kebiasaan scroll di Instagram, TikTok, dan YouTube Shorts. 

Brand, kreator konten, dan institusi kini menggunakannya untuk bersaing memperebutkan perhatian audiens yang semakin terbatas.

Belum Selesai, Motion Graphic Terus Berkembang

Motion graphic bukan tren baru. Dari layar bioskop tahun 1950-an hingga feed media sosial hari ini, format ini terus menemukan cara baru untuk menyampaikan pesan secara lebih efektif. Bisnis yang memahami sejarahnya akan lebih siap memanfaatkannya dengan lebih tepat.

Daftar Referensi

Riza Harumukti
WhatsApp