Kesalahan Video Design yang Sering Dilakukan dan Cara Mengatasinya
Membuat video yang bagus terasa sulit? Mungkin Anda tanpa sadar melakukan kesalahan dalam video design yang selama ini tidak Anda sadari. Kabar baiknya, kesalahan ini sangat umum terjadi dan semuanya bisa diperbaiki dengan pemahaman yang tepat serta perhatian terhadap detail.
Lalu, apa saja kesalahan yang sering terjadi saat membuat video desain, dan bagaimana mengatasinya? Yuk simak artikel berikut!
Kesalahan Umum dalam Video Design
Banyak kreator konten hanya berfokus pada isinya saja, tetapi melupakan elemen visual yang juga perlu diperhatikan. Padahal penonton menilai sebuah video dalam detik pertama mereka menontonnya, jauh sebelum mereka memutuskan untuk melanjutkan atau tidak.
Kesalahan desain yang terlihat kecil bisa membuat kesan pertama gagal total. Apa saja kesalahannya?
1. Terlalu Banyak Elemen dalam Satu Frame
Meletakkan terlalu banyak teks, ikon, atau gambar dalam satu tampilan merupakan kesalahan klasik yang sering dilakukan. Penonton tidak tahu harus fokus ke mana dan akhirnya melewatkan pesan utama. Prinsip whitespace atau ruang kosong justru membuat elemen penting lebih menonjol dan jauh lebih mudah dibaca oleh penonton.
2. Tipografi yang Tidak Konsisten
Menggunakan terlalu banyak jenis font dalam satu video membuat tampilannya terlihat kurang profesional. Dua jenis font sudah lebih dari cukup, dan pastikan ukurannya cukup besar agar tetap terbaca di layar kecil sekalipun.
3. Warna yang Tidak Harmonis
Pilihan warna yang sembarangan merusak estetika keseluruhan video secara signifikan. Kontras yang buruk antara teks dan latar belakang juga membuat konten sulit dibaca dan kurang nyaman untuk ditonton. Gunakan palet warna yang konsisten dan sesuai dengan karakter serta pesan konten yang dibuat.
Cara Membangun Video Design yang Lebih Kuat
Melakukan revisi atau menyempurnakan video desain tidak harus dimulai dari nol. Beberapa penyesuaian kecil yang tepat sasaran sudah bisa membuat perbedaan yang cukup besar pada hasil akhir. Fokus terlebih dahulu pada elemen yang paling memengaruhi pengalaman penonton. Berikut caranya:
1. Mulai dengan Template yang Solid
Template membantu memastikan konsistensi visual sejak awal proses produksi. Ia sudah dirancang dengan mempertimbangkan proporsi, hierarki, dan estetika yang baik secara bersamaan.
Menggunakan template bukan jalan pintas yang memalukan. Ini cara cerdas untuk memulai dengan fondasi yang benar.
2. Optimalkan untuk Platform yang Dituju
Setiap platform punya format dan kebiasaan penonton yang berbeda-beda. Video untuk Stories berbeda dengan video untuk YouTube atau presentasi bisnis yang formal.
Sesuaikan ukuran, durasi, dan gaya desain dengan platform tujuan sejak awal proses pembuatan, bukan setelah semuanya selesai.
Buat Video Design yang Menarik dan Berkualitas
Menghindari kesalahan adalah langkah pertama menuju video yang lebih berkualitas. Setiap detail kecil dalam desain memengaruhi bagaimana pesan diterima oleh penonton.
Mulai perhatikan elemen visual di video design Anda dan perbaiki satu per satu. Perubahan kecil yang konsisten akan mengubah kualitas kontenmu secara nyata.
Referensi: